yes, what?

begini yang saya tahu, bagaimana yang anda tahu? tulis saja di fitur comment

Sunnydale Syndrome di Dunia Dragon Ball

 

Ini adalah trop (istilah sementara, saya masih bingung mau menerjemahkan ‘trope‘ dengan istilah bahasa Indonesia apa) yang dinamai berdasarkan nama kota di serial TV Buffy the Vampire Slayer.

Dalam serial tersebut, Jagoannya berkali-kali melawan monster-monster yang mengancam kota atau marabahaya lain yang melibatkan banyak orang. Tapi sepanjang seri itu jarang tampak ada orang-orang bersikap panik atau berbondong-bondong kabur dari kota (kecuali di musim terakhir). Bala tentara juga tidak buru-buru dipanggil untuk membasmi kota itu karena banyak monster bersarang. Tapi di tiap episode dan tiap ada monster baru yang muncul, penduduk kota bersikap kaget seolah belum pernah dengar tentang makhluk-makhluk aneh yang meneror kota itu bermusim-musim lamanya.

Tentu saja, tulisan ini tidak bermaksud untuk mendiskreditkan trop tersebut. Trop itu kan alat dan gaya penulisan. Trop Sunnydale Syndrome itu jelas dibutuhkan untuk membuat cerita aksi rahasia seseorang berkekuatan super. Kalau tidak begitu ya gak jadi jagoan dong si tokoh utama, sekalian saja bikin cerita tentang kota yang isinya jagoan pembasmi monster semua.

Tujuan tulisan ini ya sesuai judul. Saya mau ngedumel dikit tentang satu dunia yang sunnydale syndromenya sangat parah, yaitu dunia dalam komik favorit saya: Dragon Ball Z. Saya menggunakan judul ‘Dragon Ball Z’, karena rasanya di seri sebelumnya, yaitu ‘Dragon Ball’, sindrom ini tidak parah-parah betul.

Di era DB, Songoku berlatih ilmu tenaga dalam pada Kamesennin. Kamesennin terkenal dengan ilmu memperbanyak diri, Jurus kejutan sepuluh ribu, dan terutama jurus gelombang sinar bernama hadoken Kamehameha. Kamesennin punya rival bernama Tsurusennin yang alirannya punya jurus gelombang sinar bernama Dodonpa. Catat bahwa minimal ada dua jurus gelombang sinar yang terkenal di dunia DB.

Pada era DB, Raja Iblis Pikkoro I menguasai dunia dengan tangan besi. Ia menghancurkan ibukota dengan satu ledakan dari tangannya dan mengancam akan meledakkan satu kota tiap tahunnya. Catat bahwa orang-orang dunia DB sudah tahu bahwa di dunia ada makhluk-makhluk berkekuatan super yang mampu menghancurkan area luas sendirian.

Dalam Tenka Ichi Budokai terakhir seri DB, Kuririn hampir terlempar ke luar arena oleh Majunia (Pikkoro II) lalu ia mengambang di udara dan kekagetan mayoritas penonton diutarakan tentang kemampuan Kuririn. Mereka terkejut karena Kuririn telah menguasai ilmu terbang yang tidak bisa dilakukan oleh semua orang itu. Catat: kemampuan Kuririn, bukan keberadaan ilmu melayang.

Fast forward 5-6 tahun dari episode terakhir DB ke episode-episode DBZ.
Setiap jurus gelombang atau ilmu terbang dikeluarkan oleh siapapun, mayoritas penonton (bahkan para ahli beladiri yang sepatutnya pernah dengar legenda Kamesennin) refleks mengatakan bahwa itu adalah tipuan atau trik. Saat Cell mengancam akan menghancurkan dunia dengan ilmunya, hampir seluruh dunia mempercayai kata-kata Mr. Satan, juara bertahan Tenka Ichi Budokai yang mungkin tidak bisa tahan lama melawan Panput, Raja Chapa, atau Jacky Chun, bahwa Cell menipu mata dengan menggunakan Bom.

Satu-satunya callback yang kita terima ke masa sebelumnya hanyalah kata-kata Raja Dunia yang mengakui keberadaan Raja Iblis Pikkoro dan si MC Tenka Ichi Budokai (yang sepertinya tidak pernah diberi nama) yang mengatakan pada Songoku dkk bahwa mutu TIB menurun sejak terakhir mereka ikut bertanding. Mutu menurun, penjelasan yang sangat memuaskan untuk amnesia sejagat yang sepertinya diderita penghuni dunia DBZ.

Bah, waktu bapak masih seumur kamu, pertandingan TIB bahkan bisa sampe menghancurkan arena.

(anti klaim: diambil dari http://thedragonballblog.blogspot.com/)

Review Anime: Zero no Tsukaima

My personal opinion on the series
ReadIt>

Gifts and Curses

I tried writing amateurish stories in English. It’s hard. Tenses and all. This story is still under construction.
baca

Animasi Pendek Nickelodeon dari 10 Tahun Lalu

Selain acara-acara 15 menit – 1 jam seperti Kenan & Kel; All That; Catdog; Clarissa Explains All; Hey Arnold; dan Rugrats, Nickelodeon era perubahan milenium juga menampilkan beberapa film pendek yang memorable.
Film-film pendek ini biasanya berisi pendidikan seperti Inside Eddie Johnson yang bercerita tentang proses-proses badani seperti makan, mengantuk, psikologi fight-or-flee, dan lain-lain dalam bentuk reportase; Insideout Boy yang sepertinya bercerita tentang usaha seorang anak yang tampilannya mengerikan untuk beradaptasi dengan komunitasnya; Safety Queen yang menceritakan bahwa beberapa hal yang menakutkan bagi anak-anak (seperti ke WC tengah malam, mencabut plester) sebenarnya tidak menakutkan; dan The Girl with Her Head Coming off yang menceritakan pikiran seorang gadis kecil mengenai sekolah, keluarga, dan teman-teman.
Yang terakhir itu saya tidak nemu videonya, tapi di bawah ini saya cantumkan 2 video yang berhasil saya temukan. Kalau anda mengklik link ke Youtubenya, anda akan menemukan video-video lain dari seri ini.


Insideout Boy


Inside Eddie Johnson: Fart (i think the reporter guy died here… how sad :( )


Safety Queen


Joey’s Lunch (penampilan komedi, olahraga, atau tarian dari isi bekal seorang anak) :D

-Z- Beberapa Orang Memang Pantas Dihajar

“Aaaaah, legaaa. Omong-omong, rupanya biji semangka itu nggak dicerna ya? Tadi rasanya..”
Ude-ude-udeeeh!! jijik tau!” Alan menimpuk Ferdi dengan asbak, secara efektif menghentikan arus lawakan jorok dari mulutnya.

Asbak itu menghantam dahi Ferdi lalu mendarat di atas jari-jari kakinya. Untung bukan asbak dari kaca atau porselen. Ferdi harusnya kesakitan, tapi ia tertawa-tawa beserta seisi ruangan. Lawakan anus, selangkangan, dan slapstick, salah satu hal khas kantor ini yang makin hari makin membuatku jengkel. Bukan karena aku sok suci, tapi karena lama-lama memang semakin menjijikkan tapi juga semakin tidak lucu.

Bener gak lucu?

Untuk apa buru-buru jika hanya karena tekanan orang-orang berisik di sekeliling?

imagine you didn’t live in a society where marriage is expected and where you continually get shit from people for not tying the knot. Imagine all of those social pressures were gone, nobody was nagging you about it. Would you still make the promise to stay with this person forever? Are you getting married because you want to be married? Or just because that’s what people do?

cracked.com: 5-ways-you-know-its-time-to-get-married

Found it! Yay!

http://www.mangareader.net/5-centimeters-per-second

Mengenang Hanis (Sailor Mars, Hikaru The Kickers, Conan Edogawa)

Hanis (29 Januari 1974-12 Desember 2004)

Lagi-lagi soal dubber. Ketika browsing tentang salah satu penyulih suara kesukaan saya sewaktu kecil, yaitu Hanis, saya malah dapat berita bahwa beliau sudah meninggal. berikut ini artikel lengkapnya dari forum aoindonesia.net, ditulis oleh username saddam, threadnya bisa disimak di http://aoindonesia.net/showthread.php?t=7477

Klikuntuklengkapnya

I Am the Bone of My Sword

Mantra seorang mahasiswa bidang kebahasaan (rasanya ini akan menjadi motto saya :D )

I am the bone of my speech
Texts are my body, and repetitions are my blood
I have learned over a thousand words.
Unaware of boredom, Nor known to fatigue
Withstood pain to master many tongues
I have no regrets. this is my only path
So as I pray,
UNLIMITED LANGUAGE WORKS

Gambar aneh

die Fenriswut

!xüpní̱ste! Bárvaros skoupídië!” Teriakan penjaga itu membangunkan kami. Aku memang tidak tidur sejak semalam, lantai batu ini lembab dan dingin, dan pergelanganku dirantai. Siapa yang bisa tidur dalam kondisi seperti ini?

Segerombolan penjaga menarik rantai kami sampai kami harus berdiri. Berdiri itu rasanya susah sekali kalau kita habis dikurung di ruangan dingin tanpa diberi makan selama dua hari. Dua hari. Sial, Ricgars, di mana kau. Kalau selama dua hari regu diplomasi tidak pulang harusnya kau segera mengirim bantuan.
baca

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.